Pulau Tidung

Berita Pulau Tidung – Berhasil semenjak 1 tahun yg lampau, Tanjongan Pulau Tidung Kepulauan Seribu “ rusak ”. Kondisinya kini semakin memprihatinkan. Meski masih bisa dilalui pejalan yang melintas melalui lalu menuju Pulau Tidung kecil, beberapa kayu jembatan yang didominasi batang tumbuhan kelapa keropos di dalam sana-sini. 4 saung area lumrah turis melepas lelah, roboh.

Ketika pulang perkampungan 1 tahun kemudian, kami sempat menolong seorang perempuan paruh baya wisatawan ngasal Jakarta yang terjerembap. Kakinya luka serta menghabiskan darah. Papan yang mungkin diinjak melanting kedalam atas hal ini karena paku gak mencengkram. Belakangan segenap kawan pun menginformasikan, tak Travel Pulau Tidung sedikit korban luka-luka akibat problem jembatan.

“Jembatan Cinta” -entah siapa saja yang menamakannya mulailah kali-merupakan jembatan selama 500-an meter yang menghubungkan Pulau Tidung Besar : Pulau Tidung Kecil Kepulauan 1000. Jembatan ini didominasi kayu-kayu batang kelapa. Mempunyai lengkungan terbuat dari mekanik Tapi pada mulut pelabuhan Pulau Tidung Besar, jembatan tersebut ialah lokasi populer bagi turis yg datang ke pantai berukuran 50-an hektar itu. Rata-rata kunjungan yang mungkin datang nyaris menggapai 2000-an anda setiap tahunnya. Di dalam hari-hari liburan rapih, totalnya boleh meningkat. Di jembatan itulah sebagian turis normal duduk-duduk santai sambil menikmati matahari terbit dan tenggelam, melompat ke pantai, atau berphoto.

Parahnya perihal jembatan tersebut memaksa anak-anak muda ngasal Pulau Tidung menginisiasi propaganda perbaikan tegn pariwisata Maladewa tersebut mulai dari mulanya April. Pada antaranya dengan membukukan perkerjaan pengepakan dana secara swadaya. Bagi sebagian masyarakat, pembiaran terhadap perihal Pantai barat dikhawatirkan berefek terhadap kuantitas traffic wisatawan, dan ujung-ujungnya pun terhadap kemakmuran rakyat. Operasi ini dikasih identitas “Gerakan Care Jembatan Cinta”.

Untuk result musyawarah yang mungkin diinisiasi para inisiator dan dihadiri sebagian pemangku kepentingan wisata, memulai pemilik pelayanan travel, pengelola homestay, ataupun kapal herbal, tercipta menargetkan donasi Rp. 20 jt. Kemudian target keseluruhan biaya yg diperlukan tuk restorasi jembatan Rp. 70-an juta. artikel Pulau Tidung Sisanya dituntut ada melalui pihak pemda. “Dana yang terkumpul sudah Rp. eleven Juta, ” sebutan Mukti Ali, seorang inisiator yang mungkin hidup di Pulau Tidung by way of pesan pendek menjelaskan perolehan donasi untuk masyarakat.

Konsep gerakan ini sebetulnya sudah sempat dibicarakan para inisiator dengan Bupati Kepulauan Seribu Ahmd Lutfi serta segenap Pejabat Suku Dinas pada kantor perwakilan Kabupaten Kepulauan 1000 pada bangunan Mitra Praja, Kota Jakarta Utara, di dalam sebuah pertemuan pada eleven April the year of 2011. Kabupaten sendiri yang mungkin ketika itu mengusulkan ide pertemuan.

Pertemuan menerima beberapa poin di dalam antaranya janji donasi personal pemerintah pemda Kabupaten untuk penyediaan papan. Desakan supaya Suku Dinas Pekerjaan Publik (Sudin PU) Kepulauan 1000 menganggarkan sedikit untuk angka anggaran “Pemeliharaan Infrastruktur yang Gak Terprediksi serta Mencari Tindak Segera” setinggi Rp one seven milyar untuk perbaikan Tanjongan pun dimunculkan. Dana itu berasal melalui anggaran Sudin PU Kepulauan 1000 tahun year 2011. Tetapi adalah perwakilan Sudin PU yg ada mengaku, kubunya justru berhasil merencanakan restorasi dua saung jembatan. Padahal yang diperlukan, pembenahan jembatan melalui preferensi merubah papan lalu kayu-kayu penyangga yg tergores. Pertemuan pun mengagendakan pertemuan lanjutan untuk membicarakan lebih tekhnis pengumpulan donasi serta koordinasi perbaikan Jembatan Cinta.

Informasi tersebut saya boleh melalui sebuah blog melalui traveling ke Pulau Tidung yg memberikan kabar terbaru akan berita untuk Pulau Tidung semoga anda suka mempelajari tulisan Pulau Tidung ini dan tetap antusiasme.